Di babak kedua Timnas Garuda hampir saja menambha keunggula, jika saja sepakan Stefano Lilipaly tidak melenceng dari gawang Timnas Malaysia. Di menit 66 Syafiq Muhammad berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui sundulannya setelah terjadi screemit di kotak pinalti Andre Tani. Selanjutnya kedua belah pihak silih berganti melakukan jual beli serangan, yang pada akhirnya petaka dialami Timnas Garuda di menit 90 +7 Muhammadou kembali menyarangkan bola ke gawang timnas Indonesia, merubah skor 2-3 sampai dengan peluit akhir pertandingan berbunyi.
Kamis, 05 September 2019
TIMNAS Butuh Fokus, Suporter Butuh Kedewasaan
Hasil yang diluar dugaan dicapai oleh Timnas merah Putih pada kualifikasi Piala Dunia 2020 di Qatar, dimana pasukan garuda dipaksa menyerah dari musuh bebuyutannya Malaysia 2-3 di Stadion utama gelora Bung Karno Kamis, 5 September 2019. Timnas sangat agresif di babak pertama sempat unggul melalui gol Beto Goncalves, di menit 10 kemudian Malaysia menyamakan kedudukan 1-1 melalui Muhamadou di menit 37. Hanya berselang 1 menit, tepatnya di menit 38 Beto kembali melambungkan skor Garuda 2-1 lewat tendangan indhanya, menjebol gawang Timnas Malaysia. Hingga turun minum skor 2-1 untuk keunggulan Garuda merah putih.
Di babak kedua Timnas Garuda hampir saja menambha keunggula, jika saja sepakan Stefano Lilipaly tidak melenceng dari gawang Timnas Malaysia. Di menit 66 Syafiq Muhammad berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui sundulannya setelah terjadi screemit di kotak pinalti Andre Tani. Selanjutnya kedua belah pihak silih berganti melakukan jual beli serangan, yang pada akhirnya petaka dialami Timnas Garuda di menit 90 +7 Muhammadou kembali menyarangkan bola ke gawang timnas Indonesia, merubah skor 2-3 sampai dengan peluit akhir pertandingan berbunyi.
Kekalahan inipun membuat kekecewaan semua publik, apalagi terjadi insiden kericuhan antara suporter Malaysia dengan suporter Timnas Indonesia. Tak pelak hal ini akan menjadi catatan tersendiri bagi FIFA dan kerugian yang besar bagi indonesia yang sedang berusaha menjadi Tuan rumah Piala Dunia. Pemain harus tetap fokus dalam 2x45 menitplus tambahan waktu, sedangkan suporter harus lebih dewasa karena kita akan menuju Go Internasional, yaitu sebagai penyelenggara atau tuan rumah Piala Dunia.
Di babak kedua Timnas Garuda hampir saja menambha keunggula, jika saja sepakan Stefano Lilipaly tidak melenceng dari gawang Timnas Malaysia. Di menit 66 Syafiq Muhammad berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui sundulannya setelah terjadi screemit di kotak pinalti Andre Tani. Selanjutnya kedua belah pihak silih berganti melakukan jual beli serangan, yang pada akhirnya petaka dialami Timnas Garuda di menit 90 +7 Muhammadou kembali menyarangkan bola ke gawang timnas Indonesia, merubah skor 2-3 sampai dengan peluit akhir pertandingan berbunyi.
Langganan:
Postingan (Atom)
TIMNAS Butuh Fokus, Suporter Butuh Kedewasaan
Hasil yang diluar dugaan dicapai oleh Timnas merah Putih pada kualifikasi Piala Dunia 2020 di Qatar, dimana pasukan garuda dipaksa menyerah ...
-
KISI-KISI SOAL UH 1 SMA IPIEMS Surabaya Kelas X 1) Pereaksi Pembatas 2) Menghitung Kadar % suatu zat 3) Menghitung % suatu hidrat 4) ...
-
Setelah sekian lama menjadi partner Outbound, akhirnya para anggota Lansia Flamboyan memercayai TIM Outbound BARICADE INDONESIA untuk melaks...
-
Nama-nama di bawah ini adalah siswa yang bermasalah dengan pelajaran KIMIA: XII IPA 1 1. Alvira Damayanti 2. Andi Slamet 3. Kurnia Irawa...